Fokus Pelayanan
Program Prioritas
Periode Pelayanan 2026 - 2031
01
1. Reformasi dan Penyempurnaan Liturgi Gereja Toraja
Melanjutkan pembaruan liturgi Gereja Toraja agar semakin kontekstual, sederhana, bermakna, dan mudah dihayati oleh umat.
Program ini mencakup penyempurnaan buku liturgi, naskah-naskah liturgis, pedoman, serta berbagai perangkat pendukung kehidupan ibadah Gereja Toraja.
Liturgi diharapkan tidak hanya tertib secara bentuk, tetapi mampu membawa umat kepada perjumpaan yang nyata dengan Allah.
02
2. Liturgi Kontekstual dan Inkulturatif
Mengembangkan liturgi yang berakar pada Injil sekaligus mampu berbicara dalam konteks budaya tempat Gereja Toraja hadir.
Kekayaan bahasa, simbol, seni, musik, nyanyian, ritus, dan kearifan budaya Toraja dikembangkan sebagai bagian dari ekspresi iman Gereja.
Pada saat yang sama, Gereja Toraja terbuka terhadap kekayaan budaya etnik lainnya di tempat warga Gereja Toraja hidup dan bertumbuh.
Dengan demikian, Injil dapat dirayakan secara autentik dalam keberagaman budaya.
03
3. Pengembangan Musik Gereja Toraja
Membangun ekosistem musik gerejawi yang kreatif dan berkelanjutan.
Program ini mencakup penciptaan lagu, aransemen, pengembangan musik etnik dan kontemporer, pembinaan penyanyi, pemusik, dirigen, komponis, arranger, dan pelayan musik.
Musik gerejawi dikembangkan sebagai sarana untuk menikmati Injil, memperdalam iman, memperkuat persekutuan, dan mengungkapkan kekayaan budaya.
04
4. Ibadah Ekspresif dan Impresif
Mengembangkan bentuk-bentuk ibadah yang memungkinkan umat mengalami dan menghayati Injil secara lebih mendalam.
Ibadah ekspresif dan impresif dikembangkan dengan memperhatikan Firman, konteks jemaat, kreativitas seni, musik, simbol, ruang, serta partisipasi umat.
Perayaan ibadah diarahkan agar umat tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi menjadi pelaku aktif dalam perjumpaan dengan Allah.
05
5. Liturgi Keluarga dan Ecclesia Domestica
Mengembangkan bahan dan bentuk liturgi yang dapat digunakan dalam kehidupan keluarga.
Ibadah keluarga menjadi bagian penting dari penguatan ecclesia domestica.
Keluarga diperlengkapi untuk berdoa, membaca Firman, menyanyi, merayakan hari-hari gerejawi, dan menghayati Injil bersama dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, perjumpaan dengan Tuhan tidak hanya terjadi di gedung gereja, tetapi juga berlangsung di rumah.
06
6. Liturgi Ekologis
Mengembangkan liturgi yang menolong umat menyadari hubungan iman dengan seluruh ciptaan.
Liturgi ekologis mengajak umat bersyukur atas ciptaan, mengakui kerusakan lingkungan, membangun pertobatan ekologis, dan memperbarui komitmen untuk merawat bumi.
Alam tidak hanya menjadi latar tempat manusia beribadah, tetapi menjadi bagian dari karya Allah yang dirayakan dan dipelihara.
07
7. Digitalisasi Liturgi dan Musik
Membangun perpustakaan digital Liturgi dan Musik Gereja Toraja.
Perpustakaan ini menghimpun buku liturgi, naskah, lagu, partitur, audio, video, musik tradisional, dokumentasi budaya, dan berbagai sumber pelayanan.
Digitalisasi dilakukan untuk memperluas akses, menjaga warisan liturgi dan musik Gereja Toraja, serta membuka ruang kreativitas bagi generasi baru.
08
Arah Akhir
Seluruh pelayanan Liturgi dan Musik diarahkan agar umat mengalami perjumpaan dengan Tuhan dan menikmati Injil dalam kehidupan.
Liturgi menjadi ruang penyembahan. Musik menjadi ungkapan sukacita. Budaya menjadi bahasa iman. Dan perayaan menjadi pengutusan.
Dengan demikian, Gereja Toraja merayakan Injil dalam keindahan iman dan budaya, memperkuat persekutuan, dan diutus untuk menghadirkan harmoni, damai sejahtera, serta keutuhan ciptaan sebagai oikos, rumah bersama bagi semua.