Warta Sinodal

Bidang I BPS Gereja Toraja Gelar Pemahaman Bersama Liturgi Gereja Toraja

21 August 2026 Gereja Toraja 120 kali dibaca
Peserta berdiskusi bersama Pemantik Kaprodi F.Teologi UKI Toraja, Pdt. Tomi Suprianto di Aula Tongkonan Sangullele
Peserta berdiskusi bersama Pemantik Kaprodi F.Teologi UKI Toraja, Pdt. Tomi Suprianto di Aula Tongkonan Sangullele Foto: Inforkom BPS Gereja Toraja - Krisnawati Ranteallo

Bidang I Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja oleh Komisi Liturgi dan Musik (KLM) melaksanakan kegiatan Pemahaman Bersama Liturgi Gereja Toraja dengan tema "Penjiwaan Liturgi dan Musik", bertempat di Aula Tongkonan Sangullele, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Pdt. Tomi Suprianto, M.Th., sebagai pemantik untuk membangun pemahaman bersama mengenai tata liturgi Gereja Toraja, sebagai bagian dari upaya menjaga keteraturan dan kekhidmatan ibadah di seluruh jemaat.

"Tujuannya khususnya memang dalam rangka penyusunan buku panduan hari raya gerejawi Gereja Toraja. Diharapkan setiap penulis semacam menghangatkan dan mengingatkan untuk menyusun buku tersebut. Tujuan khusus selanjutkan yaitu bagi teman-teman di bidang I karena kita ini mau bersinergi mengerjakan pembinaan-pembinaan ketika pergi membina ke jemaat dan klasis dalam tema liturgi dan musik," jelas Ketua I BPS Gereja Toraja, Pdt. Senianti Padda, S.Th. M.Pd.K. Kons.,

Sekretaris Komisi Liturgi dan Musik (KLM), Pdt. Elyaser Palondongan, M.Th menyampaikan bahwa banyak teman-teman yang rindu untuk hadir disini.

"Banyak teman-teman yang terbatas untuk hadir langsung disini, sehingga kita membuka zoom dan ternyata ada 39 orang yang bergabung. Ini semangat kita untuk bersama-sama dalam pelayanan," ucapnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan Bidang I dalam mendukung keseragaman dan kualitas liturgi di lingkup Gereja Toraja, sejalan dengan semangat pelayanan bersama yang terus digelorakan oleh Sinode. Liturgi bukan sekadar rangkaian tata cara, melainkan wujud ibadah kepada Tuhan — dilakukan dengan hati yang tertib dan penuh kesungguhan. Pemahaman bersama tentang liturgi menjadi jembatan agar setiap jemaat, di mana pun berada, dapat beribadah dalam kesatuan makna dan semangat yang sama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur pelayan dapat semakin memahami dan menghayati liturgi sebagai sarana ibadah yang hidup, bersama mewujudkan visi Gereja Toraja 2026-2031: "Gereja Toraja Melayani Bersama dalam Harmoni."

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya