Warta Sinodal

Keluarga Besar Yusuf Ta'nak Hadir Berbagi Kasih di Tongkonan Sangullele

28 August 2026 Gereja Toraja 311 kali dibaca
Johanes Ta'nak bersama Sekum BPS Gereja Toraja, Pendeta dan Jemaat Marampa' Klasis Sa'dan
Johanes Ta'nak bersama Sekum BPS Gereja Toraja, Pendeta dan Jemaat Marampa' Klasis Sa'dan Foto: Inforkom BPS Gereja Toraja - Krisnawati Ranteallo

Tongkonan Sangullele menyambut kehadiran keluarga besar Yusuf Ta'nak, yang diterima langsung oleh Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Sekretaris Umum, Pdt. Dr. Christian Tanduk, Majelis Pertimbangan Gereja Toraja, Pnt. Dr. Theo Kristian Seleng dan Pdt. I.Y.Panggalo, beserta sejumlah LPG dan OIG Gereja Toraja, Jumat (28/8/2026).

Pertemuan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan hubungan erat antara Gereja Toraja dan warga jemaat yang mengabdi di berbagai bidang, termasuk pelayanan publik dan pemberantasan korupsi. Kunjungan ini turut dirangkaikan dengan berbagi kasih bersama Gereja Toraja melalui Jemaat Marampa, Klasis Sa'dan untuk mendukung pelayanan Gereja Toraja.

"Kami kesini untuk berbagi kasih dengan Gereja Toraja. Ini bentuk cinta kasih dan syukur kami dengan harapan dan doa Gereja Toraja akan semakin bertumbuh, semakin sukses dalam setiap kegiatan yang dilakukan," ungkap salah satu anak dari Yusuf Ta'nak, Johanes Ta'nak.

Johanes Ta'nak yang dikenal dalam berbagai jabatan struktural pemerintah pusat, yang sekarang ini menjabat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, juga berbagi pengalaman penyertaan Tuhan dan setiap perjalanan kehidupannya. Sekum BPS Gereja Toraja, Pdt. Dr. Christian Tanduk menyampaikan bahwa beliau adalah orang terberkati dengan talenta untuk berkarya di negeri ini.

"Walaupun berkarya di KPK RI tetapi tetap mengingat kampung halamannya, tetap mengingat Toraja, dan banyak sekali pesan-pesan yang diberikan hari ini untuk membuat Toraja lebih baik, dan berdoa untuk negeri ini lebih baik lagi. Ada persembahan yang datang diberikan pada hari ini untuk dipakai pelayanan di Jemaat Marampa'. Beliau datang bersama keluarga besar, dan paling terindah yang dipersembahkan adalah waktu dan hati yang dipersembahkan kepada Tuhan," jelasnya. 

Persembahan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas pelayanan Gereja Toraja, khususnya dalam menjangkau jemaat-jemaat di wilayah pelayanan yang membutuhkan aksesibilitas lebih baik. Bentuk kepedulian ini menjadi teladan bagi warga jemaat lainnya untuk turut berkontribusi dalam pelayanan gerejawi, sesuai dengan talenta dan kemampuan masing-masing.
Momen ini menjadi wujud nyata semangat Gereja Toraja Melayani Bersama dalam Harmoni, di mana pelayanan gereja tidak hanya ditopang oleh tenaga dan pikiran, tetapi juga oleh kepedulian dan persembahan dari setiap anggota jemaat, di manapun mereka berkarya dan mengabdi.
Setiap persembahan yang diberikan adalah bagian dari karya Tuhan yang lebih besar dalam pelayanan gereja-Nya. Tuhan Dimuliakan.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya