Warta Sinodal

Pengurus Pusat PWGT Gelar Pemahaman Bersama Pengakuan Gereja Toraja

02 September 2026 Gereja Toraja 202 kali dibaca
Pemaparan Materi oleh Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th.
Pemaparan Materi oleh Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th. Foto: Inforkom Gereja Toraja - Krisnawati Ranteallo

Pengurus Pusat Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PP PWGT) melaksanakan kegiatan Pemahaman Bersama mengenai Pengakuan Gereja Toraja, bertempat di Gedung Pelayanan Gereja Toraja Jemaat Elim Rantepao, Rabu (2/9/2026).

Materi Bab IV dan V disampaikan oleh Ketua V Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th., memaparkan pemahaman mendalam mengenai makna penebusan serta bagaimana karya penebusan itu diwujudkan oleh Yesus Kristus bagi umat manusia, dan makna pengudusan. Dalam pemaparannya, Pdt. Yusuf Paliling menekankan bahwa keselamatan itu tetap menjadi milik kita. Penebusan yang dikerjakan Kristus bukan sekadar peristiwa historis, melainkan realitas iman yang terus relevan dan menjadi dasar pengharapan bagi kehidupan orang percaya masa kini.

"Keselamatan itu perlu kita respon, dengan cara percaya. Sejak kita percaya kepada Yesus Kristus, kita sudah berada dalam kehidupan baru. Namun dalam menjalaninya selalu ada ujian, seleksi itu ada, dosa masih tetap ada. Maka dalam pertemuan ini, kita perlu melakukan pemahaman bersama terkait Pengakuan Gereja Toraja dalam tuntunan Roh Kudus," ucapnya.

Badan Pekerja Sinode menyambut baik program ini sebagai upaya untuk memahami bersama tentang ajaran atau dogma Gereja Toraja untuk menjadi pegangan dalam pelayanan khusus dalam PWGT.

"Diharapkan kegiatan seperti ini akan dilakukan juga di lingkup lebih kecil, seperti klasis bahkan sampai ke  jemaat, sehingga pada akhirnya harapan kita ialah pengakuan Gereja Toraja sebagai refleksi warga Gereja Toraja dapat dipahami dan dihidupi oleh seluruh pelayan-pelayan Tuhan dan pengurus OIG. Mari terus mendoakan pelayanan kita ke depan dalam mewujudkan visi Gereja Toraja 2026-2031: Gereja Toraja Melayani Bersama Dalam Harmoni," jelas Ketua V BPS Gereja Toraja, Pdt. Yusuf Paliling, M.Th.

Bab VI dan VII disampaikan oleh Pdt. Marga Sisong, S.Th., M.Fil., Anggota ITGT Bidang Penelitian dan Pengembangan, menekankan pemahaman tentang umat Allah dan tugasnya di dunia. Kehadiran PWGT bukan sekadar ibu, tetapi juga sebagai ibu rohani yang akan terus melahirkan umat Allah itu.

Ketua Umum PP PWGT, Pnt. Dice Kondorura, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa melalui pemahaman bersama ini, PWGT berharap seluruh anggota semakin memahami dasar-dasar pengakuan iman Gereja Toraja sebagai pijakan pelayanan dalam kehidupan sehari-hari.

"Pemahaman bersama pengakuan Gereja Toraja ini bertujuan untuk semakin mendalami, memahami dan menghidupi karya penyelamatan Yesus Kristus bagi dunia," ucapnya.

Kegiatan ini merupakan salah satu program tahun 2026 yang diikuti oleh Pengurus Pusat PWGT, terlaksana mulai tanggal 1-2 September 2026.

Bagikan Warta Ini

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan kerabat.

Pilihan Warta

Warta Lainnya